KENAPA TAK MOHON KEBAIKAN HAKIKI ??


Doa ini sangat masyhur dan disebut sebagai Ummu AdDu'a ( ibu segala doa ) iaitu doa yang bermaksud :
" Wahai Tuhan kami , kurniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat . Dan selamatkanlah kami dari azab neraka ." ( Surah Al- Baqarah : ayat 201 )

Namun dalam realitinya , manusia ada bermacam - macam sikap dan mentaliti dalam memohon hasanah dari Allah SWT . Ada yang hanya memohon kebaikan di dunia.Kebaikan yang mereka pinta dan buru di atas dunia ini pun adalah kebaikan yang ditafsirkan menurut kerakusan nafsu . Bukan kebaikan yang dikehendaki oleh agama. Allah berfirman mengenai mereka :

" Dan di antara manusia ada yang berkata : Ya Tuhan kami , berilah kami (kebaikan) di dunia . Tetapi tidak ada baginya di akhirat pembahagian , " ( Surah Al- Baqarah : ayat 200 )

Golongan ini hanya mendapat kebaikan di dunia yang tiada ' nilai akhirat ' atau tidak dapat dimanfaatkan untuk akhirat . Kebaikan buat mereka hanya berakhir di dunia .
Ada pula golongan yang hanya mahu berdoa untuk kebaikan akhirat . Dalam sepotong hadis sahih riwayat Imam Muslim , Ahmad dan At- Tirmizi dikisahkan mengenai seorang lelaki Ansar yang ditimpa penyakit teruk.
Rasulullah SAW pergi menziarahinya dan bertanya :

" Adakah engkau telah mengatakan sesuatu ?
Jawabnya : " Ya Rasulullah ! aku telah berdoa : Ya Allah sekiranya Engkau akan menyeksaku di akhirat nanti dengan sesuatu seksaan , segerakanlah azab itu ke atasku ( di dunia )
Bersabda Rasulullah SAW : " Subhanallah , apakah kamu sanggup menanggung siksa Allah ? katakanlah ( berdoalah ) : " Kurniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat . Dan selamatkanlah kami dari azab neraka ."

Satu golongan lagi adalah mereka yang langsung tidak memikir , mengendahkan apalagi untuk mendoakan kebaikan di dunia mahupun di akhirat .
Golongan yang terbaik adalah mereka yang memohon kebaikan di dunia dan akhirat . Inilah yang dikehendaki Allah dan diajarkan oleh Rasul Nya. Di dalam tafsir Sofwatut Tafasir , As Syeikh Muhammad Ali as- Sobuni menuliskan bahawa orang yang memohon kebaikan di dunia dan di akhirat ini adalah tergolong di dalam mukmin yang berakal .


0 comments: